Alpukat menjadi salah satu buah favorit masyarakat karena rasanya yang lezat dan kandungan gizinya yang tinggi. Di kawasan Pasar Wisata Tawangmangu, alpukat juga menjadi komoditas yang banyak diminati, baik oleh wisatawan maupun masyarakat lokal. Tapi, sebenarnya apa sih yang paling dipertimbangkan konsumen saat membeli alpukat? 🤔
Penelitian ini dilakukan untuk menggali preferensi konsumen dalam memilih buah alpukat, khususnya faktor-faktor apa saja yang paling memengaruhi keputusan pembelian. Metode yang digunakan adalah survei dengan pendekatan deskriptif analitik, melibatkan 60 responden yang dipilih secara purposive (sesuai kriteria tertentu).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas pembeli alpukat didominasi oleh perempuan dengan rentang usia produktif (17-64 tahun). Sebagian besar memiliki latar belakang pendidikan S1/D4 dan bekerja sebagai karyawan swasta dengan tingkat pendapatan menengah. Menariknya, konsumen tidak hanya berasal dari Karanganyar saja, tetapi juga dari berbagai daerah lain, meskipun pembeli lokal tetap mendominasi.
Dari sisi preferensi, faktor rasa menjadi pertimbangan utama dalam membeli alpukat. Konsumen cenderung memilih alpukat dengan cita rasa yang enak dibandingkan faktor lainnya. Setelah rasa, atribut lain yang juga diperhatikan secara berurutan adalah tingkat kematangan buah, jenis alpukat, harga, warna kulit, dan ukuran buah.
Temuan ini menunjukkan bahwa kualitas internal produk, seperti rasa dan kematangan, memiliki peran yang lebih besar dibandingkan tampilan fisik semata. Hal ini bisa menjadi insight penting bagi pedagang maupun pelaku agribisnis untuk lebih fokus pada kualitas produk yang ditawarkan.
Sumber: https://jepa.ub.ac.id/index.php/jepa/article/view/2861
Diberitahukan kepada mahasiswa Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Duta Bangsa
Berikut adalah Jadwal Ujian Akhir Semester Genap Tahun Akademik 2019/2020 Fakultas Sains
Berikut adalah Agenda KRS Semester Gasal Tahun Akademik 2020/2021 Fakultas Sains dan