Detail Artikel IPTEK

Gig Worker dan Fleksibilitas Kerja: Kunci Kinerja Perusahaan Jasa di Era Digital
2025-12-13 10:00:00 | Admin

Transformasi digital yang berlangsung pesat telah mendorong perubahan dalam struktur pasar tenaga kerja, salah satunya melalui munculnya ekonomi gig. Dalam sistem ini, gig worker berperan sebagai tenaga kerja yang menjalankan pekerjaan berbasis tugas atau proyek tertentu dengan tingkat fleksibilitas yang tinggi. Fenomena ekonomi gig semakin relevan dalam konteks perusahaan jasa yang beroperasi di lingkungan bisnis yang dinamis dan kompetitif. 

Ketidakpastian dan variasi permintaan pasar menuntut perusahaan untuk memiliki kemampuan adaptasi yang cepat. Fleksibilitas tenaga kerja menjadi salah satu strategi penting dalam menjaga kinerja perusahaan. Keberadaan gig worker memungkinkan perusahaan menyesuaikan kebutuhan tenaga kerja secara lebih responsif, baik dari segi waktu, keahlian, maupun biaya operasional. 

Di sisi lain, ekonomi gig memberikan berbagai peluang bagi tenaga kerja, seperti fleksibilitas jam kerja, kebebasan memilih jenis pekerjaan sesuai kompetensi, serta akses terhadap peluang kerja lintas wilayah. Hubungan kerja yang fleksibel ini berpotensi menciptakan manfaat timbal balik antara perusahaan dan gig worker.

Dalam konteks kinerja perusahaan jasa, fleksibilitas tenaga kerja berkontribusi pada kemampuan perusahaan dalam merespons perubahan proses bisnis dan rantai pasok secara cepat dan efektif. Pemanfaatan gig worker yang profesional dan adaptif diharapkan dapat meningkatkan efisiensi operasional serta mendukung peningkatan kinerja perusahaan secara berkelanjutan.

sumber: Hartono, M., & Tarigas, N. (2025). KONSEP FLEKSIBILITAS DALAM GIG WORKER DAN PENGARUHNYA PADA KINERJA PERUSAHAAN JASA : LITERATURE REVIEW Abstrak. 20(1).


Informasi Lainnya
2019-10-24 06:45:00
2020-07-11 07:20:00
2020-08-30 14:45:00