Detail Artikel IPTEK

Optimalisasi Pemurnian Biodiesel Berbasis Minyak Jelantah melalui Kombinasi Sentrifugasi dan Elektrokoagulasi sebagai Media Pembelajaran Vokasional
2026-02-07 10:00:00 | Admin

Pemanfaatan minyak jelantah sebagai bahan baku biodiesel menjadi salah satu solusi strategis dalam mengurangi limbah rumah tangga sekaligus menyediakan sumber energi alternatif yang lebih ramah lingkungan. Namun, proses produksi biodiesel dari minyak bekas melalui reaksi transesterifikasi masih menghasilkan berbagai pengotor, seperti gliserol, sabun, dan sisa katalis, yang dapat menurunkan kualitas produk akhir.

Untuk mengatasi permasalahan tersebut, dikembangkan suatu metode pemurnian inovatif yang mengintegrasikan proses sentrifugasi dan elektrokoagulasi. Pendekatan ini tidak hanya bertujuan meningkatkan kualitas biodiesel, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran aplikatif bagi siswa di bidang teknik kimia industri. Melalui metode ini, proses pemurnian dapat dilakukan secara lebih efektif dan efisien dibandingkan metode konvensional.

Sentrifugasi berperan dalam mempercepat pemisahan fase antara biodiesel dan gliserol dengan memanfaatkan gaya sentrifugal. Proses ini memungkinkan pemisahan terjadi dalam waktu yang lebih singkat dan dengan hasil yang lebih jelas. Selanjutnya, elektrokoagulasi digunakan untuk mengendapkan zat pengotor yang masih terlarut dalam biodiesel. Teknik ini bekerja dengan memanfaatkan arus listrik untuk membentuk flok yang mampu mengikat dan mengendapkan kontaminan secara efektif.

Hasil penerapan metode terintegrasi ini menunjukkan peningkatan kinerja yang signifikan. Waktu pemurnian dapat dipersingkat hingga sekitar 60% dibandingkan metode pencucian basah maupun kering yang umum digunakan. Selain itu, biodiesel yang dihasilkan memiliki tampilan yang lebih jernih dan stabil, menandakan kualitas yang lebih baik.

Kegiatan ini juga dikemas dalam bentuk pelatihan berbasis praktik langsung di laboratorium, sehingga siswa dapat terlibat secara aktif dalam setiap tahapan proses, mulai dari persiapan bahan, pengoperasian alat, hingga evaluasi hasil. Pendekatan ini terbukti mampu meningkatkan pemahaman dan keterampilan siswa secara signifikan, yang ditunjukkan dengan peningkatan nilai rata-rata hingga lebih dari 60%.

Lebih dari itu, program ini memberikan nilai tambah bagi institusi pendidikan dengan memperkuat wawasan siswa terkait energi terbarukan, meningkatkan kompetensi teknis dalam penggunaan peralatan laboratorium, serta mendukung implementasi pembelajaran berbasis proyek yang relevan dengan kebutuhan dunia industri. Dengan demikian, metode ini tidak hanya berkontribusi pada peningkatan kualitas biodiesel, tetapi juga berperan dalam penguatan kompetensi vokasi yang berpotensi untuk diterapkan secara luas di berbagai sekolah kejuruan.


Sumber: Fauziyah, M., Kartikowati, C. W., Puspitasari, D. A., Saptati, D., Hidayati, N., Yulaichah, S., Kimia, D. T., Brawijaya, U., Malang, K., Timur, J., Teknik, K., Industri, K., Kepanjen, S. M. K. M., & Timur, J. (2025). Integrasi Proses Sentrifugasi-Elektrokoagulasi sebagai Inovasi Pemurnian Biodiesel Minyak Jelantah bagi Siswa menurunkan sifat fisik maupun kimia POME ( Palm Oil Mill Effluent ) yang lebih cepat dan minim limbah . grade . Hal ini dikarenakan parameter. 22(3), 338–349.


Informasi Lainnya
2019-10-24 06:45:00
2020-07-11 07:20:00
2020-08-30 14:45:00