Detail Artikel IPTEK

Strategi Pengembangan Desain Produk Tas Gadukan untuk Meningkatkan Daya Saing UMKM
2026-03-07 10:00:00 | Admin

Kampung Gadukan di Surabaya dikenal sebagai salah satu sentra produksi tas fashion wanita di Jawa Timur. Produk-produk dari UMKM di kawasan ini punya potensi besar, baik di pasar lokal maupun ekspor. Namun, persaingan yang semakin ketat, terutama dengan produk impor seperti dari China menjadi tantangan serius.

Produk impor seringkali lebih diminati karena variasi desain yang menarik dan harga yang relatif terjangkau. Hal ini membuat pelaku UMKM perlu berinovasi, khususnya dalam hal desain produk, agar tetap bisa bersaing di pasar.

Salah satu strategi yang dapat dilakukan adalah melalui diversifikasi produk, yaitu mengembangkan variasi desain yang lebih sesuai dengan kebutuhan dan selera konsumen. Dalam penelitian ini, dilakukan pendekatan gap analysis untuk mengidentifikasi perbedaan antara harapan konsumen dan kondisi produk yang ada saat ini.

Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat sekitar 20 atribut produk yang dianggap penting oleh konsumen. Atribut ini kemudian dikaji berdasarkan delapan dimensi pengembangan produk, sehingga dapat memberikan gambaran yang lebih jelas terkait kebutuhan pasar. Dari proses perancangan desain, ditemukan empat faktor utama yang menjadi prioritas dalam meningkatkan kualitas produk. Faktor tersebut meliputi kualitas bahan baku dan bahan pendukung, desain yang elegan, pemilihan warna yang menarik, serta kualitas proses produksi 🏭

Keempat aspek ini menjadi kunci penting dalam menghasilkan produk tas yang tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga memiliki daya tahan dan nilai jual yang tinggi. Dengan memperhatikan faktor-faktor tersebut, diharapkan produk UMKM dari Kampung Gadukan mampu memenuhi ekspektasi konsumen sekaligus meningkatkan daya saing di pasar yang lebih luas.

✨ Jadi, inovasi desain bukan cuma soal tampilan, tapi juga strategi penting untuk bertahan dan berkembang di tengah persaingan global!

Sumber: https://journals.ums.ac.id/jiti/article/view/2596


Informasi Lainnya
2019-10-24 06:45:00
2020-07-11 07:20:00
2020-08-30 14:45:00