Detail Artikel IPTEK

Teknologi Daging Kultur sebagai Inovasi Pangan Berkelanjutan untuk Ketahanan Global
2025-12-27 10:00:00 | Admin

Pertumbuhan populasi dunia yang terus meningkat, disertai dampak perubahan iklim dan penurunan kualitas lahan pertanian, menimbulkan tantangan serius bagi ketahanan pangan global. Sistem peternakan konvensional tidak hanya membutuhkan sumber daya lahan dan air yang besar, tetapi juga berkontribusi signifikan terhadap emisi gas rumah kaca. Kondisi ini mendorong perlunya pengembangan teknologi pangan yang inovatif dan berkelanjutan, salah satunya melalui teknologi daging kultur sebagai alternatif produksi protein hewani.

 Teknologi daging kultur menawarkan potensi besar dalam mendukung ketahanan pangan global dengan cara memproduksi daging tanpa melalui proses pemeliharaan hewan secara konvensional. Berbagai kajian menunjukkan bahwa penerapan teknologi ini mampu menekan penggunaan lahan dan emisi karbon secara signifikan dibandingkan sistem peternakan tradisional, sekaligus mengurangi risiko penularan penyakit zoonosis dan isu kesejahteraan hewan. Dari sisi rekayasa pangan, teknologi ini membuka peluang pengembangan sistem produksi protein yang lebih efisien, terkontrol, dan ramah lingkungan. 

Meskipun memiliki prospek yang menjanjikan, pengembangan daging kultur masih menghadapi sejumlah tantangan, seperti tingginya biaya produksi, ketergantungan pada media kultur tertentu, serta isu sertifikasi halal dan penerimaan sosial masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan riset berkelanjutan dalam pengembangan media kultur bebas serum, penguatan regulasi, serta peningkatan literasi publik. Kolaborasi antara peneliti, pemerintah, industri, dan otoritas keagamaan menjadi kunci untuk memastikan bahwa teknologi daging kultur dapat berkembang sebagai solusi pangan masa depan yang aman, etis, berkelanjutan, dan selaras dengan nilai sosial budaya.

Sumber: Aslamiah, P. F., Elfa, R., Maulina, S., Maulani, Y. P., & Cahyanto, T. (2025). Peran Teknologi Kultur Daging dalam Percepatan Ketahanan Pangan Global gagasan-gagasan baru yang memiliki potensi untuk menjawab tantangan tersebut , salah sampel sel melalui bioteknologi modern ( Laestadius & Caldwell , 2015 ). akses baik secara fisik maupun ekonomi , untuk memenuhi kebutuhan pangan seluruh anggota. November.


Informasi Lainnya
2019-10-24 06:45:00
2020-07-11 07:20:00
2020-08-30 14:45:00